Pemerintah Percepat Pemulihan
Pemerintah terus mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan layanan kesehatan Sumatra pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa pekan terakhir. Upaya pemulihan difokuskan pada pemulihan konektivitas jalan nasional, transportasi logistik, serta layanan kesehatan dasar agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Wilayah yang menjadi prioritas utama pemulihan meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang sebelumnya terdampak banjir bandang, tanah longsor, serta cuaca ekstrem. Pemerintah menegaskan bahwa percepatan pemulihan menjadi kunci untuk mencegah dampak lanjutan terhadap sektor ekonomi, kesehatan, dan sosial masyarakat.
Pemulihan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengatakan pemerintah menargetkan pemulihan konektivitas secara cepat agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik dapat kembali normal.
Ia mengungkapkan bahwa dari total 81 ruas jalan nasional yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, sebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen telah kembali berfungsi.
โSebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen telah kembali berfungsi. Namun, sembilan ruas lainnya masih kami percepat penanganannya,โ ujar Pratikno dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (26/12/2025).
Menurutnya, percepatan perbaikan jalan dilakukan secara berkelanjutan tanpa henti, termasuk dengan pengerahan alat berat dan personel teknis di lapangan. Langkah ini bertujuan memastikan konektivitas antardaerah tetap terjaga, terutama untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan logistik kebutuhan pokok.

Distribusi Logistik dan Akses Darurat Tetap Dijaga
Pemulihan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga sangat krusial untuk menjaga akses layanan darurat. Pemerintah menilai bahwa keterlambatan pemulihan jalan dapat memperparah kondisi masyarakat terdampak, terutama di wilayah terpencil.
โPerbaikan jalan dilakukan tanpa henti agar distribusi logistik, bantuan kesehatan, dan akses layanan darurat tetap terjaga,โ kata Pratikno.
Selain jalan nasional, pemerintah daerah bersama kementerian terkait juga melakukan penanganan pada jembatan, akses desa, serta jalur alternatif yang dapat digunakan sementara selama proses perbaikan berlangsung.

Layanan Kesehatan Dasar Kembali Beroperasi
Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah juga memprioritaskan pemulihan layanan kesehatan dasar di wilayah terdampak bencana. Menurut Pratikno, seluruh rumah sakit pemerintah di wilayah terdampak telah kembali beroperasi.
โSeluruh rumah sakit pemerintah sudah beroperasi,โ ucapnya.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan relawan kesehatan, TNI, dan Polri untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas. Ratusan puskesmas di berbagai wilayah Sumatra secara bertahap kembali aktif dan meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.
Peran Puskesmas dalam Pemulihan Kesehatan Masyarakat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa puskesmas memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat pascabencana, terutama ketika akses infrastruktur belum sepenuhnya pulih.
โPuskesmas sangat penting untuk menjaga kesehatan warga di rumah-rumah dan komunitas,โ ujar Budi.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan berbasis komunitas menjadi pendekatan utama agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan medis, imunisasi, pengobatan penyakit ringan, hingga pemantauan kondisi kesehatan pascabencana.

Tantangan di Lapangan Masih Dihadapi
Meski sebagian besar fasilitas kesehatan telah beroperasi, pemerintah mengakui bahwa masih terdapat tantangan di lapangan. Beberapa puskesmas dan layanan kesehatan belum dapat beroperasi secara maksimal akibat keterbatasan tenaga medis, pasokan obat, maupun akses transportasi.
โSebagian kecil operasional belum maksimal. Namun layanan terus ditingkatkan,โ jelas Pratikno.
Pemerintah memastikan dukungan berkelanjutan hingga seluruh layanan kesehatan kembali berjalan optimal dan masyarakat dapat memperoleh layanan tanpa hambatan berarti.
Komitmen Pemerintah untuk Pemulihan Berkelanjutan
Pemerintah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak berhenti pada perbaikan fisik semata. Pendekatan pemulihan dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek infrastruktur, kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
Kemenkes juga berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan berbasis komunitas sebagai langkah adaptif dalam menghadapi kondisi darurat dan pascabencana. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memastikan layanan kesehatan tetap tersedia meskipun kondisi infrastruktur belum sepenuhnya pulih.
Harapan Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Masyarakat di wilayah terdampak menyambut baik percepatan pemulihan yang dilakukan pemerintah. Konektivitas jalan yang mulai pulih memberikan harapan baru bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga, sementara layanan kesehatan yang kembali aktif memberikan rasa aman dan perlindungan.
Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus bersinergi untuk memastikan pemulihan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan kerja sama lintas sektor, pemerintah optimistis aktivitas masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat kembali pulih secara bertahap